Apa itu Gaya Desain Interior Minimalis?
Banyak orang saat ini memahami gagasan minimalisme, yang berarti mereduksi barang menjadi keadaan paling sederhana.
Ini dapat digunakan di berbagai bidang, termasuk seni, gaya hidup, arsitektur, dan desain interior. Desain interior minimalis sangat mirip dengan desain interior modern dan berfokus pada penggunaan hanya hal-hal penting untuk membentuk lingkungan yang lugas dan rapi. Hal ini ditandai dengan minimalisme, garis-garis ramping, dan skema warna tunggal dengan warna yang diterapkan sebagai aksen. Biasanya, ini menampilkan tata letak terbuka, cahaya alami yang cukup, dan perabotan praktis, yang menekankan bentuk, rona, dan tekstur hanya dari beberapa komponen utama.
Komponen Desain Minimalis
• Kebutuhan Minimal
Gaya minimalis hanya menggabungkan komponen yang diperlukan: cahaya, bentuk, dan bahan yang menarik, biasanya diatur dalam tata ruang terbuka, untuk menumbuhkan perasaan kebebasan dan ketenangan.
Tidak ada ornamen dan dekorasi yang berlebihan. Sebaliknya, detail terbatas yang digabungkan menjadi sederhana dan terintegrasi dengan mulus ke dalam lingkungan. Ini bisa berbentuk karya seni tunggal yang menghiasi dinding ruang tamu, atau vas elegan yang diletakkan di atas meja ruang makan.
• Tepi yang Ramping
Perabotan dan dekorasi minimalis menekankan utilitas dan efisiensi. Permukaan yang rata dan kokoh serta garis-garis yang jelas membuat kesan mencolok yang menonjolkan karakteristik mendasar dari setiap karya. Anda tidak akan menemukan pola rumit pada furnitur dan dekorasi atau hiasan yang rumit. Sebaliknya, penekanannya ditempatkan pada kejelasan dan keterusterangan bentuk dan struktur.
Meja dan permukaan meja yang bersih dan rapi, dinding polos yang dihiasi dengan sedikit karya seni, dan menghilangkan kekacauan, seperti tumpukan kertas dan koleksi pernak-pernik, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang minimalis.
• Palet Warna Monokromatik
Dear Lykkers, desain minimalis sering kali menampilkan palet warna monokromatik putih, beiges, dan abu-abu. Tren desain Breathe dengan elegan mewujudkan semangat minimalis. Kecenderungan ini bertujuan untuk meminimalkan bentuk dan corak ke bentuk paling dasarnya, menghasilkan lingkungan yang terang, bercahaya, dan halus. Palet warna mencakup rona alami yang lembut dan lembut seperti abu-abu dingin dan hangat yang diredam oleh aquas dan nada bersahaja.
Menciptakan Lingkungan Minimalis yang Nyaman dan Mengundang
Area minimalis mudah dikenali karena tampilannya yang tajam, rapi, dan satu warna. Membersihkan ruang membantu menjernihkan pikiran dan menumbuhkan perasaan ketenangan visual. Meskipun demikian, desain minimalis tertentu terkadang dianggap kurang hangat. Untuk mencegahnya, dan untuk menjamin area berdesain minimalis Anda juga terasa mengundang, ada beberapa penyesuaian kecil yang bisa Anda terapkan. Baik itu dapur, kamar tidur, atau ruang tamu.
Berikut adalah beberapa cara untuk menghadirkan kehangatan dan warna pada ruang minimalis Anda:
• Menggabungkan Berbagai Nada dan Bahan
Menggunakan skema warna monokromatik, cara terbaik untuk menambah kehangatan pada ruangan adalah dengan memadukan berbagai corak dan tekstur yang berbeda. Misalnya, menggabungkan wallpaper linen dan tekstil wol lembut serta karpet di kamar tidur menciptakan suasana yang nyaman. Di kamar mandi, pola dan tekstur ubin dapat meningkatkan daya tarik visual sekaligus mempertahankan skema warna netral, sedangkan aksesori kayu dapat melembutkan fitur putih atau beton yang kasar.
• Termasuk Kain
Kain meningkatkan tekstur dan menghadirkan kedalaman dan kenyamanan ekstra pada suatu area. Tirai, seprai, bantal, dan permadani dengan bahan yang berbeda seperti linen, wol, dan katun hanyalah beberapa cara untuk memberikan kehangatan dan kenyamanan pada sebuah ruangan sambil mempertahankan estetika minimalis.