Bunga Peony, yang secara ilmiah dikenal sebagai Paeonia × suffruticosa, adalah semak gugur yang berasal dari Tiongkok. Bunga ini terkenal dengan kelopak besar yang terlapis-lapis, dan sering muncul dalam seni serta kerajinan Tiongkok, seperti pada hiasan kepala wanita pada Dinasti Tang dan Qing, lukisan, dan bordir Hanfu.
Keindahan serta makna budaya yang terkandung dalam bunga peony menjadikannya salah satu bunga yang paling dihargai di Tiongkok.
Penampilan dan Ciri-Ciri Bunga Peony
Bunga peony mulai mekar di awal musim panas, menampilkan bunga indah dengan warna-warna seperti putih, merah, dan ungu. Bunga-bunga ini besar dan tunggal, sering kali memiliki diameter yang mencapai beberapa inci. Tanaman peony itu sendiri dapat tumbuh setinggi 1 hingga 1,5 meter dan memiliki daun majemuk dengan 3-5 lobus. Bunga-bunga ini memiliki struktur unik dengan pistil yang tumbuh di atas cakram bunga yang berdaging dan tertutup rambut halus. Keanggunan serta warna cerah dari bunga ini membuatnya menjadi simbol kekayaan dan kecantikan dalam budaya Tiongkok.
Nama-Nama dan Simbolisme Peony
Bunga peony dikenal dengan beberapa nama dalam bahasa Tiongkok, masing-masing dengan simbolisme yang berbeda:
- "Raja Bunga": Dalam Compendium of Materia Medica, peony disebut sebagai "Raja Bunga" karena dianggap sebagai bunga yang paling indah di antara semua bunga.
- "Kecantikan Nasional": Nama ini mencerminkan penampilan menakjubkan peony dan sering digunakan sebagai metafora untuk kecantikan dalam sastra dan seni.
- "Bunga Kekayaan": Peony juga dikenal sebagai "Bunga Kekayaan", yang melambangkan kemakmuran dan kemewahan.
- "Bunga Luoyang": Menurut legenda sejarah, Empress Wu Zetian memerintahkan agar semua bunga mekar di musim dingin, namun peony menolak untuk mekar. Sebagai hasilnya, peony diasingkan ke Luoyang, yang melambangkan ketahanan dan semangat juang.
- "Peony Kayu": Nama ini merujuk pada klasifikasi tanaman peony yang berupa semak yang tahan terhadap cuaca dingin, membedakannya dari peony herba yang merupakan jenis tanaman perenial.
Peony dalam Budaya Tiongkok
Bunga peony memiliki hubungan yang mendalam dengan budaya Tiongkok dan sering muncul dalam berbagai bentuk seni tradisional. Dalam lukisan-lukisan kuno Tiongkok, bunga peony sering digambarkan untuk mewakili kecantikan, kekayaan, dan keberuntungan. Peony juga muncul dalam berbagai festival dan perayaan budaya, yang berfungsi sebagai simbol kemakmuran. Makna simbolis bunga ini semakin kuat melalui cerita rakyat dan puisi yang turut memperingati statusnya sebagai bunga yang paling dihargai dalam warisan budaya Tiongkok.
Peony vs. Peony Herba: Perbedaan Utama
Meskipun sering kali bunga peony disamakan dengan peony herba, perbedaan utama antara keduanya terletak pada bentuk pertumbuhannya dan waktu mekarnya. Peony adalah tanaman semak yang mekar pada awal Mei, sementara peony herba mekar lebih lambat pada musim panas. Selain itu, peony herba lebih tahan terhadap cuaca dingin dan tumbuh baik di daerah yang lebih dingin seperti bagian utara Tiongkok dan Siberia.
Peony merupakan bunga yang mempesona dengan simbolisme kecantikan, kekayaan, dan kemakmuran dalam budaya Tiongkok. Baik dihargai dalam seni, festival, atau taman, bunga ini terus memikat dan menginspirasi. Jika Anda memiliki kecintaan pada bunga-bunga indah ini, luangkan waktu untuk menghargai makna budaya yang terkandung di dalamnya, dan bagikan pemikiran Anda dengan kami!