Apakah Anda pernah penasaran tentang asal-usul badminton? Meskipun saat ini menjadi salah satu olahraga paling populer di dunia, sejarah badminton ternyata lebih kompleks dari yang Anda bayangkan.


Ada berbagai teori mengenai asal-usul badminton, dan setiap teori memberikan pandangan unik tentang bagaimana permainan ini berkembang menjadi bentuk yang kita kenal saat ini. Mari kita telusuri sejarah menarik dari badminton!


Asal Usul Badminton di Jepang


Salah satu teori mengungkapkan bahwa badminton berasal dari Jepang pada abad ke-14 atau ke-15. Dalam cerita ini, dikatakan bahwa bentuk awal permainan ini dimainkan dengan raket kayu dan bola yang terbuat dari biji ceri yang dilengkapi dengan bulu. Namun, permainan ini tidak bertahan lama karena biji ceri yang digunakan terlalu berat, membuat bola berbulu tersebut terbang terlalu cepat dan sering rusak. Selain itu, biaya pembuatan bola yang tinggi juga menjadi faktor mengapa permainan ini tidak berkembang di Jepang.


Badminton di India


Teori lain menyebutkan bahwa asal usul badminton dapat ditemukan di India pada abad ke-18. Di sebuah kota bernama Pune, terdapat permainan yang sangat mirip dengan badminton yang kita kenal sekarang. Bola yang digunakan terbuat dari potongan kardus berbentuk lingkaran sekitar 6 cm dengan bulu yang dipasang di tengahnya. Raketnya terbuat dari kayu, dan dua pemain akan berdiri saling berhadapan, menggunakan papan kayu untuk memukul bola bolak-balik. Meskipun versi ini lebih sederhana, namun permainan ini menjadi fondasi bagi badminton modern.


Kelahiran Badminton di Inggris


Namun, cerita yang paling banyak diterima adalah asal usul badminton yang berkembang di Inggris pada abad ke-19. Badminton seperti yang kita kenal sekarang ini berawal dari permainan tenis lapangan. Bahkan, lapangan yang digunakan untuk bermain badminton sangat mirip dengan lapangan tenis, yang mungkin menjelaskan hubungan antara kedua olahraga ini. Pada tahun 1870, shuttlecock berbulu yang terbuat dari gabus dan bulu mulai digunakan, bersamaan dengan raket dari senar.


Pada tahun 1873, Duke of Beaufort memperkenalkan badminton kepada publik di sebuah pesta yang diadakan di Badminton House, Gloucestershire. Sejak saat itu, olahraga ini mulai dikenal luas, dan nama "Badminton" pun diambil untuk nama permainan tersebut. Bentuk lapangan awalnya berbentuk jam pasir, namun pada tahun 1901 diubah menjadi bentuk persegi panjang, yang lebih mirip dengan lapangan yang kita gunakan saat ini.


Peraturan Resmi Pertama


Pada tahun 1875, peraturan resmi pertama untuk permainan ini ditetapkan di Pune, India. Peraturan ini membantu untuk menyatukan cara permainan badminton dimainkan. Tiga tahun kemudian, Inggris juga menciptakan peraturan yang lebih terperinci dan seragam, yang banyak di antaranya masih digunakan hingga sekarang. Pembentukan peraturan ini memainkan peran penting dalam perkembangan badminton sebagai olahraga yang terorganisir dan kompetitif.


Pembentukan Asosiasi Badminton


Pada tahun 1893, Asosiasi Badminton pertama kali didirikan di Inggris dengan nama Badminton Association of England. Beberapa tahun kemudian, pada tahun 1899, Kejuaraan Badminton Terbuka Inggris pertama kali diadakan. Turnamen ini menjadi salah satu acara paling bergengsi dalam olahraga badminton.


Penyebaran Badminton ke Seluruh Dunia


Olahraga badminton mulai menyebar ke luar Inggris, dan pada tahun 1934, negara-negara seperti Kanada, Denmark, Prancis, Irlandia, Belanda, dan Selandia Baru berkumpul untuk membentuk Federasi Badminton Internasional (IBF), yang berkantor pusat di London. Sejak saat itu, kompetisi internasional semakin sering diadakan, dan popularitas badminton semakin meluas di seluruh dunia.


Dominasi Asia dalam Badminton


Pada tahun 1948-1949, Piala Thomas (kejuaraan tim putra pertama di dunia) pertama kali diselenggarakan, dan tim Malaya keluar sebagai juara. Kemenangan ini menandai awal dominasi Asia dalam dunia badminton internasional. Antara tahun 1948 hingga 1979, Indonesia memenangkan Piala Thomas tujuh kali, sementara Malaysia meraihnya empat kali. Tiongkok, meskipun belum menjadi bagian dari IBF, mulai menunjukkan kekuatannya pada awal 1960-an dengan mengalahkan tim Indonesia yang saat itu dikenal sebagai juara dunia.


Di sektor putri, Piala Uber yang dimulai pada tahun 1956, dimenangi oleh Amerika Serikat dalam tiga edisi pertama. Namun, pada tahun 1960-an, negara-negara Asia seperti Jepang dan Indonesia mulai mendominasi kompetisi ini.


Badminton Saat Ini


Pada tahun 1970-an, Indonesia dan Tiongkok muncul sebagai kekuatan utama dalam badminton putra. Pada tahun 1982, Tiongkok sukses meraih Piala Thomas pada percobaan pertama mereka. Gaya permainan mereka mendapat pujian luas, dan dunia internasional mulai mengakui Tiongkok sebagai kekuatan besar dalam badminton.


Dalam beberapa dekade terakhir, negara-negara seperti Jepang, Malaysia, Korea Selatan, dan Thailand juga mulai menunjukkan prestasi yang signifikan dalam dunia badminton, dengan banyak di antaranya meraih hasil baik dalam berbagai event internasional. Di Eropa, negara-negara seperti Denmark, Inggris, dan Swedia tetap menjadi pesaing kuat, terus meningkatkan keterampilan mereka dengan teknik-teknik yang dipelajari dari negara-negara Asia.


Pembentukan Federasi Badminton Dunia


Federasi Badminton Dunia (WBF) dibentuk pada tahun 1978 di Hong Kong, dan pada tahun 1981, IBF dan WBF bergabung untuk memperkuat struktur pengelolaan badminton global. Saat ini, Badminton World Federation (BWF) mengawasi turnamen besar dunia, termasuk Piala Thomas (kejuaraan tim putra), Piala Uber (kejuaraan tim putri), dan Kejuaraan Dunia, yang dimulai pada tahun 1977. All England Open, yang telah diselenggarakan setiap tahun sejak 1899, tetap menjadi salah satu turnamen tertua dan paling bergengsi dalam olahraga ini.


Badminton telah berkembang pesat sejak awal kemunculannya, dan terus berkembang hingga saat ini. Dengan lebih dari seratus negara anggota dan kehadiran internasional yang kuat, badminton menjadi salah satu olahraga yang paling banyak dimainkan di dunia. Apakah Anda bermain untuk bersenang-senang atau berkompetisi di tingkat tertinggi, sejarah dan masa depan badminton sangat menarik untuk diikuti!