Dengan berakhirnya tahun 2024, ini adalah waktu yang tepat untuk merenungkan tujuan keuangan Anda di tahun yang akan datang. Apakah tujuan Anda adalah menabung untuk pindah dari rumah orang tua, melunasi utang pinjaman mahasiswa, atau mencapai tonggak keuangan lainnya, menetapkan resolusi yang jelas dapat memberikan motivasi yang kuat.


Menurut Courtney Alev, seorang advokat konsumen untuk Credit Karma, "Memasuki tahun baru tidak menghapus semua tantangan keuangan dari tahun sebelumnya, tetapi itu bisa membantu membawa mentalitas awal yang segar dalam mengelola keuangan."


Untuk Anda yang merencanakan resolusi keuangan untuk tahun 2025, para ahli merekomendasikan untuk mulai dengan mengevaluasi kondisi keuangan di tahun 2024. Menetapkan tujuan yang spesifik dan realistis, sesuai dengan gaya hidup masing-masing, sangatlah penting.


1. Ubah Hubungan Anda dengan Uang


Pertimbangkan kebiasaan keuangan Anda saat ini, apa yang berjalan dengan baik, apa yang tidak, dan apa yang perlu diperbaiki. Ashley Lapato, seorang pendidik keuangan pribadi dari YNAB, aplikasi pengelola anggaran, menyarankan agar Anda melihat tahun baru sebagai kesempatan untuk mendefinisikan kembali sikap terhadap keuangan. Jika uang terasa seperti beban atau ada rasa malu yang terkait dengan keuangan, inilah saatnya untuk mengubah pola pikir tersebut. Liz Young Thomas, kepala strategi investasi SoFi, menekankan pentingnya memaafkan kesalahan keuangan di masa lalu untuk melangkah ke tahun 2025 dengan motivasi yang baru.



2. Ketahui Alasan di Balik Tujuan Keuangan


Menetapkan tujuan keuangan yang jelas dengan alasan yang kuat dapat meningkatkan motivasi Anda. Matt Watson, CEO dari Origin, aplikasi pelacak keuangan, mengatakan bahwa menghubungkan tujuan keuangan dengan aspirasi hidup yang lebih besar, seperti membeli rumah, melunasi utang, atau merencanakan liburan, dapat membuat tujuan tersebut lebih bermakna. Watson menyarankan untuk menggunakan alat seperti aplikasi, spreadsheet, atau situs web untuk melacak kemajuan secara efektif.


3. Anggaran, Anggaran, Anggaran


Setelah beberapa tahun menghadapi inflasi, banyak orang yang masih berjuang mengejar ketertinggalan dengan pengeluaran yang terus meningkat. Greg McBride, analis keuangan utama dari Bankrate, merekomendasikan untuk membuat anggaran bulanan untuk tahun 2025 dan memantau pengeluaran dengan ketat. Penyesuaian mungkin diperlukan sepanjang tahun seiring dengan perubahan pengeluaran, namun tetap disiplin sangatlah penting. Setiap surplus dari anggaran bulan tersebut sebaiknya disimpan, idealnya dalam rekening tabungan berbunga tinggi, tambah McBride.



4. Lunasi Utang yang Belum Terselesaikan


Dengan tingkat bunga yang cenderung tinggi di tahun 2025, mengatasi utang—terutama utang kartu kredit dengan bunga tinggi, tetap menjadi hal yang penting. McBride menyarankan untuk meninjau berapa banyak utang yang telah dilunasi dibandingkan dengan awal tahun. Jika tingkat utang meningkat, maka saatnya untuk membuat rencana pembayaran, seperti mempertimbangkan tawaran transfer saldo 0% atau memanfaatkan strategi pengelolaan utang lainnya.


5. Kendalikan Tingkat Bunga Kartu Kredit Anda


Matt Schulz, analis utama kredit di LendingTree, mengatakan bahwa sering kali Anda memiliki lebih banyak kendali atas tingkat bunga kartu kredit daripada yang Anda kira. Menggunakan kartu kredit dengan transfer saldo 0% atau pinjaman pribadi dengan bunga rendah dapat membantu mengurangi beban bunga. Schulz juga mencatat bahwa menghubungi perusahaan kartu kredit untuk meminta penurunan tingkat bunga adalah strategi efektif, dan banyak orang yang berhasil mendapatkan pengurangan bunga pada tahun 2024.



6. Tentukan Tujuan yang Realistis dan Praktis


Courtney Alev dari Credit Karma menekankan pentingnya menetapkan resolusi keuangan yang dapat dicapai. Alih-alih berusaha menabung dalam jumlah besar dalam waktu singkat, langkah-langkah kecil, seperti menabung Rp 300.000 per gaji, dapat lebih mudah diterima dan berkelanjutan. Peristiwa tak terduga kadang-kadang dapat menggagalkan rencana, tetapi tetap fleksibel dan menghindari rasa bersalah dapat membantu menjaga kemajuan jangka panjang.


7. Perhatikan Kesehatan Keuangan Anda


Rikard Bandebo, kepala ekonomi di VantageScore, menyarankan agar Anda memeriksa skor kredit setiap bulan di tahun 2025. Membayar lebih dari minimum pada akun kredit dan tetap membayar tepat waktu sangatlah penting untuk kesehatan keuangan. Bagi peminjam pinjaman mahasiswa, melakukan pembayaran tepat waktu sangat krusial, karena keterlambatan pembayaran akan memengaruhi skor kredit mulai Januari.



8. Automatisasi Tabungan Anda


Mengotomatiskan kontribusi pada rencana 401(k) tempat kerja, setoran langsung ke rekening tabungan, dan transfer bulanan ke IRA atau rekening tabungan pendidikan 529 bisa membuat proses menabung menjadi lebih mudah. McBride menyarankan agar Anda membuat kebiasaan menabung dengan cara otomatis agar tidak ada yang terlewat.


9. Perlambat untuk Menghindari Penipuan


Johan Gerber, wakil presiden eksekutif solusi keamanan di Mastercard, menekankan pentingnya untuk meluangkan waktu sebelum membuat keputusan keuangan. Penipu sering kali memanfaatkan rasa urgensi untuk menekan individu agar segera mengambil keputusan, sehingga meluangkan waktu dan berkonsultasi dengan orang yang dapat dipercaya dapat membantu menghindari kesalahan mahal.



10. Fokus pada Kesejahteraan Keuangan


Tujuan keuangan tidak selalu harus terkait dengan jumlah uang yang Anda miliki. Tujuan ini juga bisa berhubungan dengan kesejahteraan mental dan emosional. Alejandra Rojas, ahli keuangan pribadi dan pendiri The Money Mindset Hub, menyoroti hubungan antara keuangan dan kesehatan mental. Mengatasi stres atau trauma keuangan dan membina percakapan terbuka tentang uang dapat berkontribusi pada kesejahteraan secara keseluruhan.


Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menciptakan resolusi keuangan yang lebih jelas, terukur, dan, yang terpenting, bisa dicapai. Tahun 2025 adalah kesempatan besar untuk memperbaiki kondisi keuangan Anda. Jangan tunda lagi, mulailah sekarang!