Penelitian ini menyelidiki hubungan antara keteraturan tidur yang diukur dengan perangkat dan risiko kejadian kardiovaskular utama (MACE).
Penelitian ini juga menguji apakah durasi tidur yang memadai dapat mengurangi atau menghilangkan dampak tidur yang tidak teratur terhadap risiko MACE.
Metode
Menggunakan data dari UK Biobank, peneliti melibatkan orang dewasa berusia 40 hingga 79 tahun. Para peserta mengenakan akselerometer pergelangan tangan selama tujuh hari untuk merekam data tidur mereka. Algoritma yang telah divalidasi menghitung setiap peserta’s Sleep Regularity Index (SRI), yang mengkategorikan mereka ke dalam kelompok tidur tidak teratur (SRI <71,6), tidur agak teratur (SRI 71,6-87,3), dan tidur teratur (SRI >87,3, kelompok referensi). MACE dan subtipe-subtipe MACE (misalnya, infark miokard, gagal jantung) dievaluasi melalui catatan rumah sakit dan catatan kematian.
Hasil
Penelitian ini menganalisis data dari 72.269 peserta tanpa riwayat MACE sebelumnya, dengan periode tindak lanjut selama 8 tahun. Dibandingkan dengan peserta yang tidur teratur, mereka yang memiliki pola tidur tidak teratur memiliki risiko MACE yang lebih tinggi sebesar 26% (rasio hazard 1,26, 95% CI 1,16-1,37), sementara mereka yang tidur agak teratur memiliki risiko yang meningkat sebesar 8% (rasio hazard 1,08, 95% CI 1,01-1,70). Analisis kontinu dari SRI menunjukkan hubungan hampir linear, di mana keteraturan tidur yang lebih tinggi berkorelasi dengan penurunan risiko MACE yang lebih besar. Analisis gabungan menunjukkan bahwa mencapai durasi tidur yang direkomendasikan dapat menetralkan risiko MACE bagi mereka yang tidur agak teratur (rasio hazard 1,07, 95% CI 0,96-1,18), namun tidak bagi mereka yang tidur tidak teratur (rasio hazard 1,19, 95% CI 1,06-1,35).
Tidur yang tidak teratur secara signifikan meningkatkan risiko MACE, meskipun durasi tidur sudah cukup. Temuan ini mendukung pentingnya memasukkan keteraturan tidur dalam pedoman kesehatan masyarakat dan praktik klinis sebagai faktor risiko kardiovaskular yang penting.
Sorotan Studi
Dengan menganalisis data SRI yang tercatat oleh perangkat, penelitian ini menemukan adanya hubungan kuat antara tidur yang tidak teratur dan peningkatan risiko MACE di kalangan orang dewasa. Hasil ini secara khusus menekankan bahwa keteraturan tidur mungkin memiliki dampak yang lebih besar terhadap risiko MACE daripada durasi tidur. Analisis gabungan menunjukkan bahwa tidur yang tidak teratur meningkatkan risiko MACE tanpa memperhatikan apakah durasi tidur sudah sesuai dengan rekomendasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya memprioritaskan keteraturan tidur dalam upaya pencegahan penyakit kardiovaskular dan kesehatan masyarakat.
Signifikansi Penelitian dan Mekanisme
Meskipun hanya sedikit studi yang mengeksplorasi hubungan antara keteraturan tidur dan risiko kardiovaskular, bukti yang ada menunjukkan bahwa tidur yang tidak teratur berdampak negatif pada kesehatan. Misalnya, penelitian sebelumnya mengaitkan tidur yang tidak teratur dengan terjadinya aterosklerosis subklinis. Studi lain dalam kohort multi-etnis menunjukkan bahwa individu dengan tidur paling tidak teratur memiliki lebih dari dua kali lipat risiko kardiovaskular dibandingkan mereka yang memiliki tidur teratur dengan masa tindak lanjut kurang dari lima tahun. Penelitian ini mengatasi keterbatasan-keterbatasan sebelumnya, seperti ukuran sampel yang kecil dan metodologi yang kurang tepat, dengan menggunakan SRI untuk penilaian risiko yang lebih andal.
Tidur yang tidak teratur dapat mengganggu ritme sirkadian, regulasi hormon, waktu makan, peradangan, dan fungsi kekebalan tubuh. Mekanisme yang mungkin terlibat termasuk ketidakseimbangan metabolisme glukosa dan lipid, resistensi insulin, serta peningkatan aktivitas sistem saraf simpatik, yang bersama-sama meningkatkan risiko hipertensi, disfungsi endotel, serta penyakit kardiovaskular atau metabolik.
Rekomendasi Kesehatan Masyarakat dan Kebijakan
National Sleep Foundation menekankan bahwa keteraturan tidur sangat penting bagi kesehatan dan kinerja. Meskipun American Heart Association memasukkan durasi tidur dalam “Life’s Essential 8”, bukti menunjukkan bahwa keteraturan tidur mungkin menjadi indikator kesehatan tidur yang lebih baik. Penelitian lebih lanjut harus memfokuskan pada apakah meningkatkan keteraturan tidur dapat memperbaiki hasil kardiovaskular.
Keterbatasan
Meskipun ukuran sampel dalam penelitian ini besar, studi ini mungkin tidak sepenuhnya mewakili populasi yang lebih luas. Selain itu, kovariat dievaluasi pada satu titik waktu, yang mungkin tidak menggambarkan perubahan jangka panjang. Data tidur yang hanya diambil selama satu minggu juga dapat membatasi pemahaman tentang pola tidur jangka panjang. Namun, studi sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa satu minggu data sudah cukup untuk penilaian keteraturan tidur yang andal. Penelitian ini merupakan yang pertama untuk memeriksa hubungan jangka panjang antara keteraturan tidur dan risiko MACE, menyoroti bahwa meskipun durasi tidur yang disarankan tercapai, risiko MACE yang ditimbulkan oleh tidur tidak teratur tidak dapat diimbangi. Penelitian lebih lanjut harus mengevaluasi manfaat kardiovaskular dari intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan keteraturan tidur.
Apakah Anda tidur dengan teratur? Ternyata, pola tidur yang tidak teratur bisa meningkatkan risiko masalah jantung Anda! Temukan lebih lanjut tentang bagaimana tidur yang lebih teratur bisa melindungi kesehatan jantung Anda, bahkan jika Anda sudah tidur cukup lama. Jangan lewatkan informasi berharga ini yang bisa mengubah cara Anda melihat tidur dan kesehatan jantung Anda!