Seiring bertambahnya usia, kita semua bertanya-tanya apa yang bisa kita lakukan untuk tetap sehat dan awet muda selama mungkin.
Profesor Norman Lazarus, pakar umur panjang terkemuka dari Inggris, telah mengungkap rahasia untuk menjaga tubuh dan pikiran tetap muda—bahkan hingga usia 80-an.
Lazarus, yang kini berusia 84 tahun, memiliki kebugaran fisik dan sistem kekebalan tubuh seperti seseorang berusia 20-an, menentang ekspektasi umum tentang penuaan.
Ia berbagi rahasianya dan mengungkapkan bagaimana kita semua bisa menikmati hidup yang lebih sehat dan aktif seiring bertambahnya usia.
Lazarus tidak selalu dalam kondisi prima. Di usia 50-an, ia berjuang dengan masalah berat badan, kurang berolahraga, dan memiliki kondisi fisik rata-rata. Seperti banyak orang yang tidak berolahraga dan kelebihan berat badan di usia paruh baya, Lazarus berisiko mengembangkan penyakit terkait usia seperti hipertensi, diabetes, dan masalah jantung—kondisi yang sering kali membuat seseorang bergantung pada obat-obatan.
Suatu hari, saat makan siang bersama istrinya, Lazarus menatap perutnya dan menyadari bahwa gaya hidupnya harus berubah. Momen itu memicu perubahan total. Sejak saat itu, ia fokus pada penurunan berat badan dan olahraga rutin.
Kini, lebih dari 30 tahun kemudian, Lazarus tetap aktif sebagai profesor di King's College London. Ia menulis buku, melakukan penelitian, dan yang terpenting, tidak memerlukan obat-obatan atau menderita penyakit terkait usia. Ia percaya bahwa siapa pun bisa mengendalikan proses penuaan mereka—bukan dengan menyalahkan gen atau nasib buruk, tetapi dengan cara kita mengelola usia paruh baya dan masa pensiun.
Lazarus menekankan tiga kebiasaan penting untuk tetap muda: makan lebih sedikit, berolahraga lebih banyak, dan menjaga otak tetap aktif. Prinsip-prinsip ini mungkin terdengar familiar, tetapi kunci umur panjang terletak pada disiplin diri yang konsisten dan mempertahankan kebiasaan ini selama bertahun-tahun. Lazarus menyarankan untuk tidak tergoda oleh diet tren. Sebaliknya, kunci penurunan berat badan adalah makan lebih sedikit. Ia secara pribadi membatasi asupan kalori hariannya hingga 1.800 kalori dan menghindari ngemil.
Olahraga adalah pilar lain dari pendekatan kesehatan Lazarus. Baginya, olahraga bukanlah tugas, melainkan bagian hidup yang menyenangkan. Ia percaya bahwa aktivitas fisik adalah "obat ajaib" untuk mencegah penurunan fisik dan mental. Olahraga rutin meningkatkan sirkulasi, bermanfaat bagi otot dan paru-paru, meningkatkan kekebalan tubuh, memperbaiki sistem hormon, menurunkan kolesterol, dan membantu mengoptimalkan fungsi sistem tubuh yang vital.
Melalui bersepeda secara konsisten, Lazarus dan rekan-rekan sepedanya yang berusia 80-an memiliki sistem kekebalan tubuh yang sebanding dengan orang dewasa, dan persentase lemak tubuh mereka mirip dengan remaja. Mereka tetap sangat sehat.
Lazarus menegaskan bahwa olahraga tidak boleh dipandang sebagai solusi cepat untuk menurunkan berat badan. Setelah 35 tahun penelitian, ia menjelaskan bahwa jumlah kalori yang dibakar selama olahraga santai tidak signifikan dalam hal pengurangan berat badan. Misalnya, jika kamu berolahraga tiga kali seminggu dan membakar 300 kalori per sesi, dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melihat perubahan berat badan yang signifikan—kecuali kamu atlet profesional.
Sebaliknya, Lazarus mendorong kita untuk memandang olahraga sebagai sesuatu yang meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, bukan hanya alat untuk menurunkan berat badan. Olahraga dapat memperbaiki setiap sistem dalam tubuh, hingga ke tingkat seluler dan hormonal. Ia menyarankan kita untuk melakukan aktivitas fisik apa pun yang meningkatkan detak jantung dan membuat kita sedikit berkeringat—baik itu jalan cepat, bersepeda, atau bentuk olahraga lain yang menyenangkan. Kuncinya adalah melakukannya secara rutin.
Meskipun olahraga sangat penting, Lazarus juga menyoroti pentingnya diet seimbang. Makanan hariannya terdiri dari makanan sehat yang memberi nutrisi tanpa kalori berlebih. Untuk sarapan, ia menikmati oatmeal, diikuti oleh roti gandum utuh dengan keju untuk makan siang, dan ayam, ikan, serta sayuran yang ditanam secara alami untuk makan malam. Ia menghindari makanan manis dan minuman beralkohol. Dengan menjaga pola makan terkontrol dan berolahraga rutin, Lazarus mempertahankan gaya hidup sehat dan awet muda bahkan di usia 80-an.
Kisah Lazarus adalah panggilan untuk kita semua. Ia percaya bahwa penyakit terkait penuaan bukanlah sesuatu yang tak terelakkan, dan kita bisa mengendalikan kesehatan kita dengan membuat perubahan kecil hari ini. Baik itu menurunkan berat badan, berolahraga rutin, atau makan lebih sehat, kita memiliki kekuatan untuk membentuk kesejahteraan masa depan kita. Pertanyaan pentingnya adalah: bisakah kita berkomitmen pada gaya hidup ini dan menjadikannya bagian dari rutinitas harian kita?
Lykkers, mari kita bertindak sekarang untuk mengamankan masa depan yang lebih sehat dan panjang. Dengan memasukkan kebiasaan sederhana ke dalam kehidupan sehari-hari kita, kita semua bisa menikmati manfaat tubuh dan pikiran yang awet muda—berapa pun usia kita. Apa satu hal yang bisa kamu lakukan hari ini untuk meningkatkan kesehatanmu dalam jangka panjang?