Penataan bunga, juga dikenal sebagai seni menata bunga, melibatkan penempatan bunga dalam wadah seperti vas, piring, dan pot, bukan menanamnya di wadah tersebut.


Bahan bunga yang digunakan, baik itu ranting, bunga, maupun daun, tidak berakar tetapi merupakan bagian dari tanaman.


Metode Dasar Penataan Bunga


Penataan bunga harus lebih ringan di bagian atas dan lebih berat di bagian bawah. Kuncup bunga sebaiknya diletakkan di atas, sementara bunga yang telah mekar penuh ditempatkan di bawah. Bunga berwarna cerah harus berada di atas, dan bunga berwarna gelap di bawah. Penataan ini memberikan tampilan alami pada susunan bunga. Tidak ada bahan bunga yang dianggap baik atau buruk. Bentuk dan warna susunan bunga tergantung pada bahan yang digunakan. Menggabungkan bunga dengan warna berbeda dapat menciptakan efek yang penuh warna namun tetap harmonis.


Penataan bunga harus memiliki rasa tinggi dan kedalaman. Desainnya harus memiliki komposisi ruang tiga dimensi, yang berarti titik, garis, dan bidang digunakan untuk menciptakan susunan berlapis dalam berbagai dimensi. Susunan harus jelas dalam hal atas, bawah, kiri, kanan, dan depan, sambil tetap menjaga kesatuan. Penting untuk menghindari menempatkan bunga utama pada garis horizontal atau vertikal yang sama.


Penataan bunga harus tersebar di atas dan terkumpul di bawah. Ini berarti bahan bunga harus disusun seperti pohon, dengan bagian dasar terkumpul dan bagian atas menyebar untuk menunjukkan karakteristik alami bunga. Penataan ini memberikan karya rasa variasi dan kesatuan.


Desain harus memiliki keseimbangan antara kepadatan dan kerapatan. Bahan bunga harus disusun sedemikian rupa sehingga ada area yang padat dan area yang jarang. Area padat sebaiknya berada di dekat pusat karya, sedangkan area jarang berada lebih jauh. Ini menciptakan tampilan yang alami dan seimbang.


Susunan keseluruhan harus menggabungkan elemen padat dan kosong. Bunga adalah elemen padat, sementara daun adalah elemen kosong. Penataan bunga membutuhkan bunga dan daun untuk menjadi lengkap. Kuncup bunga adalah elemen kosong, sedangkan bunga yang mekar penuh adalah elemen padat. Pusat penataan bunga harus padat, begitu pula bagian depannya.


Bunga dan ranting dalam susunan harus saling beresonansi. Bunga dan ranting harus disusun sedemikian rupa sehingga mereka tampak mengarah ke pusat dan saling merespons. Ini menciptakan rasa kesatuan dan keseimbangan dalam karya. Baik itu satu karya tunggal atau sekelompok karya, kesatuan dan keseimbangan keseluruhan harus dijaga.


Penataan bunga menekankan kombinasi berbagai elemen dan fokus pada kombinasi organik dari semua elemen penataan bunga serta harmoni antara karya dan lingkungan. Ini menekankan kesatuan gambar dan harmoni dengan lingkungan, serta koordinasi antara puisi, kaligrafi, lukisan, dan segel dengan bunga.