Menanam pohon muda sering kali penuh harapan, disiram dengan penuh perhatian, diberi perlakuan terbaik, tapi tetap saja sering bingung: “Kenapa ya belum tumbuh juga?”
Nah, jika ingin pohon cepat berakar dan tumbuh kuat, ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan. Simak panduan berikut ini agar pohon-pohon muda tumbuh subur dan mempercantik lingkungan sekitar!
Pilih Jenis Pohon yang Cocok dengan Lingkungan Sekitar
Jangan asal pilih pohon! Tiap jenis pohon punya karakteristik dan kebutuhan lingkungan yang berbeda. Beberapa cocok untuk tanah kering, ada juga yang lebih suka tanah lembap. Jika tinggal di daerah panas atau dekat pantai, pilih pohon yang tahan terhadap kekeringan atau kadar garam tinggi. Dengan memilih pohon yang tepat sejak awal, proses perakaran akan jauh lebih cepat dan risiko gagal tanam bisa dikurangi.
Jaga Kelembapan Tanah, Jangan Terlalu Basah
Setelah ditanam, pohon muda sangat membutuhkan kelembapan untuk membentuk akar baru. Tapi hati-hati, menyiram berlebihan justru bisa merusak akar karena membusuk. Triknya adalah menjaga tanah tetap lembap, bukan basah total. Coba cek tanah sedalam 5–7 cm dengan jari, kalau masih terasa lembap, tunda penyiraman sampai keesokan harinya. Dengan begitu, akar tidak akan stres karena terlalu banyak air.
Pangkas Secara Bijak, Bukan Asal Potong
Sedikit pemangkasan justru bisa membantu pohon fokus menumbuhkan akar. Dengan memangkas beberapa cabang atas, energi pohon bisa diarahkan untuk pertumbuhan akar ketimbang mendukung terlalu banyak daun. Tapi ingat, jangan memangkas terlalu banyak, biarkan cukup daun untuk tetap melakukan fotosintesis. Cabang yang rusak atau terlihat sakit bisa jadi prioritas untuk dipotong lebih dulu.
Gunakan Perangsang Akar untuk Awal yang Lebih Cepat
Mau trik tambahan? Gunakan perangsang akar yang bisa ditemukan di toko pertanian. Produk ini membantu merangsang pertumbuhan akar baru, terutama untuk jenis pohon yang sensitif atau lambat tumbuh. Cara penggunaannya bisa dengan mencelupkan akar ke dalam larutan sebelum menanam, atau mengoleskannya di sekitar zona akar setelah penanaman.
Beri Naungan Ringan dan Jaga Suhu Tetap Sejuk
Setelah pohon ditanam, beri sedikit naungan dari sinar matahari langsung. Gunakan jaring pelindung atau tikar jerami untuk melindungi pohon dari terik berlebihan, terutama saat cuaca panas. Tapi jangan sampai cahaya matahari terhalang seluruhnya, pohon tetap butuh cahaya untuk berfotosintesis. Naungan ini juga membantu menjaga kelembapan tanah agar tidak cepat menguap.
Siram di Waktu yang Tepat, Gunakan Cara Efektif
Waktu terbaik untuk menyiram pohon adalah pagi hari atau sore menjelang malam. Di waktu ini, suhu tanah lebih dingin sehingga air tidak cepat menguap dan akar bisa menyerap lebih maksimal. Teknik penyiraman pun penting, gunakan sistem tetes atau siraman perlahan agar air masuk ke dalam tanah hingga ke zona akar. Penyiraman dangkal hanya membuat permukaan tanah basah, tapi akar tidak mendapat manfaatnya.
Seberapa Banyak Air yang Dibutuhkan?
Pohon muda perlu air yang cukup hingga mencapai kedalaman akar, yaitu sekitar 15–30 cm. Siram sampai tanah terasa lembap hingga ke lapisan bawah. Jika tanah tetap basah terlalu lama atau terasa sangat lembek, kurangi volume atau frekuensi penyiraman. Setiap pohon dan jenis tanah berbeda, jadi perlu disesuaikan sambil diamati.
Waktu yang Tepat Memberi Nutrisi
Pemupukan sangat penting, tapi jangan terburu-buru. Biarkan pohon beradaptasi dan mulai berakar dulu. Setelah itu, pupuk bisa diberikan pada awal musim semi atau saat cuaca mulai dingin. Pemupukan di awal musim semi membantu pembentukan daun dan tunas, sedangkan pemupukan saat menjelang cuaca dingin membantu penyimpanan energi untuk pertumbuhan berikutnya.
Kombinasikan Pupuk Organik dan Kimia
Menggabungkan pupuk organik seperti kompos dengan sedikit pupuk kimia bisa jadi kombinasi terbaik. Pupuk organik memperbaiki struktur tanah dan mempertahankan kelembapan, sedangkan pupuk kimia memberikan dorongan nutrisi yang cepat. Saat mengaplikasikan, tanam pupuk di sekitar pangkal pohon, 5–10 cm ke dalam tanah—hindari menaburkan langsung di batang atau daun.
Tips Pemupukan yang Harus Diingat
Beberapa hal penting yang sebaiknya diperhatikan saat memupuk:
- Jangan meletakkan pupuk tepat di batang, bisa menyebabkan kerusakan.
- Jangan menabur pupuk di daun karena bisa membuat daun terbakar.
- Selalu siram tanah setelah pemupukan agar nutrisi terserap maksimal.
Menanam pohon bukan hanya soal menaruh bibit di tanah, tapi tentang merawatnya dengan cermat dan konsisten. Dengan memilih jenis pohon yang tepat, menyiram secara bijak, memangkas dengan strategi, serta memberi nutrisi pada waktu yang pas, peluang keberhasilan tumbuh subur akan jauh lebih besar.