Pernahkah Anda melihat lukisan raksasa di tembok gang atau coretan grafiti di kereta dan bertanya-tanya, apakah itu bentuk kreativitas luar biasa atau sekadar tindakan melanggar aturan? Street art memang selalu menjadi topik hangat yang memancing perdebatan.


Yuk, kita bahas bersama seperti ngobrol santai sambil ngopi, untuk mengupas kenapa street art begitu kontroversial sekaligus kuat maknanya.


Apa Sebenarnya Street Art Itu?


Street art adalah karya seni yang dibuat di ruang publik, mulai dari mural penuh warna, stensil, stiker, hingga instalasi 3D yang ditempatkan di berbagai sudut kota. Biasanya karya ini muncul tanpa izin resmi, berbeda dengan karya seni yang hanya bisa dinikmati di galeri atau museum. Street art bersifat bebas, langsung, dan berani. Ada yang bilang ini bentuk perlawanan, ada juga yang menganggapnya sebagai revolusi budaya. Lalu, sebenarnya mana yang benar?


Dari Sudut Pandang Vandalisme: Melanggar Aturan


Mari jujur, street art seringkali dibuat di properti yang bukan milik pembuatnya. Ini jelas melanggar hukum di banyak tempat. Berikut alasan mengapa sebagian orang menganggap street art sebagai vandalisme:


- Tanpa Izin: Jika tidak punya izin untuk melukis di tembok itu, maka bisa dianggap merusak properti.


- Kerusakan Properti: Cat semprot dan spidol bisa meninggalkan bekas yang sulit dihapus dan merusak permukaan bangunan, kendaraan, atau fasilitas umum.


- Biaya Bersih-Bersih: Pemerintah dan warga harus mengeluarkan biaya besar untuk membersihkan grafiti yang tidak diinginkan.


- Selera yang Berbeda: Apa yang dianggap karya seni oleh sebagian orang bisa dianggap sebagai pemandangan yang tidak enak dilihat oleh orang lain.


Dari sisi ini, street art bisa jadi dianggap sebagai tindakan memaksakan ide atau pesan di tempat yang tidak seharusnya.


Dari Sudut Pandang Seni: Ekspresi dan Dampak Positif


Mari lihat sisi lain. Street art sering membawa pesan kuat dan penuh emosi. Beberapa alasan mengapa banyak orang menganggapnya sebagai karya seni yang sah antara lain:


- Akses Publik: Street art membawa seni ke ruang publik, sehingga bisa dinikmati siapa saja tanpa harus membeli tiket masuk museum.


- Suara Budaya: Para seniman menggunakan media ini untuk menyampaikan isu-isu sosial seperti ketidakadilan, diskriminasi, dan kebebasan berekspresi.


- Mempercantik Kota: Banyak mural yang justru membuat area yang tadinya terlihat kumuh menjadi lebih menarik dan hidup.


- Pengakuan Internasional: Banyak seniman street art yang dikenal secara global dan karya mereka dihargai tinggi, tapi tetap memilih mengekspresikan karya di jalanan.


Dengan begitu, street art bisa menjadi suara dari masyarakat yang tak tersaring dan penuh semangat.


Apakah Bisa Jadi Keduanya Sekaligus?


Faktanya, street art memang berada di zona abu-abu. Bisa jadi ilegal tapi bermakna. Bisa jadi tantangan sekaligus keindahan. Sama seperti musik, fashion, atau tarian, street art merefleksikan budaya dan kondisi masyarakat tempat ia berasal.


Cara Bijak Melihat dan Mendukung Street Art


Jika Anda tertarik atau sekadar penasaran dengan masa depan street art, ada beberapa cara untuk mengapresiasi dan mendukungnya tanpa menimbulkan masalah hukum, seperti:


- Dinding Legal: Beberapa kota menyediakan area khusus yang legal untuk membuat street art, sehingga seniman bisa berkarya tanpa melanggar aturan.


- Festival Street Art: Event ini menggabungkan seniman dan komunitas untuk menciptakan karya besar secara legal dan terorganisir.


- Tur Street Art: Kini banyak kota yang menawarkan tur berjalan kaki untuk mengeksplorasi karya seni jalanan sekaligus memahami cerita di baliknya.


- Kreasi Sendiri dengan Tanggung Jawab: Jika ingin mencoba, gunakan bahan yang mudah dihapus seperti kapur, stiker, atau lukisan di kanvas yang bisa ditempatkan sementara di ruang publik.


Street art mengajak kita untuk mempertanyakan lagi di mana seni seharusnya berada dan siapa yang berhak menciptakannya. Vandalisme? Kadang. Karya seni? Pasti. Namun yang terpenting, street art adalah refleksi suara nyata di ruang nyata.


Jadi, menurut Anda, lebih tertarik pakai semprotan cat atau kuas cat? Mau coba berkarya ala street art di rumah? Beri tahu kalau ingin ide-ide keren membuat street art versi Anda sendiri!