Halo Lykkers! Saat saya pindah ke apartemen pertama saya, saya melakukan kesalahan klasik dengan membeli tanaman yang terlihat imut dari toko kelontong dan mengira itu akan “tumbuh begitu saja.” Ternyata tidak.


Beberapa minggu kemudian, daunnya menguning, tanahnya basah kuyup, dan semangat saya pun lenyap.


Saat itulah saya mulai meneliti tanaman yang benar-benar cocok untuk pemula—dan sekarang, bertahun-tahun kemudian, rumah saya dipenuhi tanaman hijau yang tumbuh subur dengan sedikit usaha. Jika kalian baru mulai berkebun dalam ruangan atau mencari sesuatu yang tidak terlalu merepotkan, daftar ini untuk kalian.


Berikut adalah 10 tanaman dalam ruangan ramah pemula yang tahan banting meski sedikit diabaikan dan tetap terlihat menakjubkan sepanjang tahun.


1. Tanaman Ular (Sansevieria)


Mengapa ini hebat:


• Bisa bertahan dalam cahaya rendah dan jeda penyiraman yang lama.


• Daunnya tumbuh tegak, cocok untuk sudut sempit.


• Dikenal meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.


Tip perawatan: Biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman—tanaman ini benci kelembapan berlebih.


2. Pothos (Epipremnum aureum)


Mengapa ini hebat:


• Tumbuh cepat dan merambat dengan indah.


• Tahan terhadap cahaya rendah maupun ruangan yang lebih terang.


• Sangat pemaaf jika kalian lupa menyiram.


Tip perawatan: Pangkas rantingnya saat terlalu panjang—mereka tumbuh kembali dengan cepat.


3. Tanaman ZZ (Zamioculcas zamiifolia)


Mengapa ini hebat:


• Daun mengilap seperti lilin yang terlihat seperti buatan (tapi asli).


• Tumbuh subur dalam cahaya rendah, udara kering, dan penyiraman jarang.


• Sangat tahan banting—cahaya kantor pun cukup.


Tip perawatan: Siram hanya saat tanah terasa benar-benar kering.


4. Tanaman Laba-laba (Chlorophytum comosum)


Mengapa ini hebat:


• Mudah ditanam, bahkan untuk anak-anak.


• Menghasilkan “bayi” yang bisa ditanam kembali.


• Daun hijau cerah dengan garis putih menambah keceriaan.


Tip perawatan: Suka cahaya matahari tidak langsung dan tanah yang sedikit lembap—tapi jangan terlalu basah.


5. Peace Lily (Spathiphyllum)


Mengapa ini hebat:


• Menghasilkan bunga putih di dalam ruangan.


• Tahan cahaya rendah tapi berbunga lebih baik di tempat yang lebih terang.


• Memberitahu kapan perlu disiram—daunnya akan layu.


Tip perawatan: Gunakan pot dengan lubang drainase untuk mencegah akar busuk.


6. Aloe Vera


Mengapa ini hebat:


• Berfungsi ganda: dekorasi bagus dan berguna untuk luka bakar matahari.


• Suka ambang jendela yang cerah dan berjemur.


• Menyimpan air di daunnya, jadi jarang perlu disiram.


Tip perawatan: Siram dalam-dalam, tapi hanya saat tanah benar-benar kering.


7. Tanaman Karet (Ficus elastica)


Mengapa ini hebat:


• Daun hijau tua mengilap menjadikannya tanaman pernyataan.


• Menyesuaikan diri dengan baik pada kondisi cahaya yang berbeda.


• Bisa tumbuh tinggi atau tetap kecil tergantung ukuran pot.


Tip perawatan: Lap daun sesekali agar bebas debu dan tetap mengilap.


8. Tanaman Besi (Aspidistra elatior)


Mengapa ini hebat:


• Sesuai namanya—hampir tak bisa dihancurkan.


• Tahan ruangan gelap, tanah kering, dan pengabaian umum.


• Daun hijau tua cocok untuk interior minimalis atau klasik.


Tip perawatan: Siram sesekali, dan jangan khawatir tentang kelembapan rendah.


9. Calathea (Tanaman Doa)


Mengapa ini hebat:


• Pola daun yang indah dengan warna ungu dan garis-garis.


• Daun bergerak naik-turun tergantung waktu hari.


• Menyukai udara lembap tapi tetap tumbuh baik di rumah rata-rata.


Tip perawatan: Hindari menggunakan air keran jika memungkinkan—air saring atau air hujan lebih baik.


10. Tanaman Giok (Crassula ovata)


Mengapa ini hebat:


• Daun tebal berair dan bentuk seperti pohon mini.


• Mudah diperbanyak dari satu daun.


• Dikenal sebagai tanaman “keberuntungan” di banyak budaya.


Tip perawatan: Butuh jendela yang cerah dan tanah dengan drainase baik. Jangan terlalu banyak menyiram.


Menambahkan tanaman hijau ke ruang kalian tidak harus berarti menjadi orang tua tanaman penuh waktu. Dengan tanaman pemula yang tepat, bahkan seseorang dengan “jempol hitam” bisa menikmati manfaat berkebun dalam ruangan—udara yang lebih baik, suasana hati yang lebih baik, dan rumah yang terasa lebih hidup.


Jadi, mana yang kalian pikirkan untuk dicoba pertama kali? Atau mungkin kalian sudah punya salah satu dari daftar ini yang berdiri bangga di dekat jendela kalian? Jika kalian baru memulai, pilih satu tanaman dan biarkan ruang kalian berkembang secara alami. Siapa tahu—kalian mungkin beralih dari “hanya satu pot” menjadi hutan penuh sebelum akhir tahun. 🌿🪴✨