Jika Anda seorang pecinta kucing, Anda pasti pernah melihat si kucing kesayangan Anda berbaring di atas selimut yang lembut atau duduk di pangkuan Anda, dengan ritme memukulkan kedua kaki depannya secara bergantian.
Perilaku menggemaskan ini dikenal dengan istilah kneading, yang dalam bahasa Indonesia bisa disebut sebagai "menguleni".
Nama ini diambil dari gerakannya yang mirip dengan cara seorang pembuat roti menguleni adonan. Saat sedang melakukannya, kucing terlihat sangat rileks, dengan mata setengah tertutup, telinga terkulai, dan kadang disertai dengan suara dengkuran keras. Beberapa kucing bahkan kadang-kadang tanpa sengaja mengeluarkan cakar mereka, yang bisa membuat kita merasakannya sedikit tajam di kulit.
Mungkin Anda bertanya-tanya, jika perilaku menguleni ini dimulai saat kucing masih kecil untuk kebutuhan menyusui, mengapa kucing dewasa masih melakukannya? Para ilmuwan memberikan beberapa penjelasan yang sangat mengharukan mengenai hal ini:
Kenikmatan dan Rasa Aman
Ketika kucing merasa benar-benar santai dan aman, perilaku ini secara tidak sadar muncul kembali. Ini mirip dengan kebiasaan manusia yang terkadang menggigit kuku atau mengetuk-ngetuk kaki saat merasa cemas. Menguleni adalah cara kucing menenangkan dirinya, mengingatkan mereka pada kehangatan dan kenyamanan saat masih disusui oleh induknya.
Menandai Wilayah
Kucing memiliki kelenjar aroma khusus yang terletak di telapak kakinya. Ketika mereka menguleni, mereka meninggalkan bau khas tubuh mereka pada permukaan yang mereka pijak. Ini adalah cara kucing untuk menandai wilayahnya dengan halus, seolah berkata, "Ini tempat saya." Jika Anda melihat kucing menguleni bantal atau sofa favorit Anda, kemungkinan besar mereka sedang meninggalkan aroma mereka.
Insting Mempersiapkan Sarang
Di alam liar, kucing besar dan kucing hutan sering kali menekan dan merapikan tempat tidur mereka agar lebih nyaman. Insting ini tetap ada pada kucing peliharaan, yang akan menguleni tempat tidur atau tempat mereka bersantai untuk membuatnya lebih nyaman dan aman.
Ekspresi Kasih Sayang
Jika kucing menguleni Anda, itu adalah tanda bahwa mereka merasa sangat dekat dan percaya. Para ahli perilaku hewan mengatakan bahwa kucing hanya akan melakukan ini pada objek atau orang yang mereka anggap sebagai tempat yang sangat aman, sering kali menganggap pemiliknya sebagai "ibu pengganti".
Meskipun hampir semua kucing akan menguleni, ada beberapa jenis kucing yang lebih sering melakukannya dibandingkan yang lainnya:
Kucing yang lebih lama bersama induknya saat masih anak-anak
Kucing yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh perhatian dan kasih sayang dari induknya akan lebih cenderung mempertahankan perilaku menguleni saat mereka sudah dewasa.
Kucing dengan kepribadian lembut dan penyayang
Kucing yang cenderung lebih pemalu atau introvert mungkin tidak sering menunjukkan perilaku ini di depan pemiliknya, meskipun mereka tetap menguleni ketika merasa sangat nyaman.
Jenis Kucing Tertentu
Beberapa ras kucing, seperti Ragdoll dan Maine Coon, lebih cenderung melakukan kebiasaan ini karena sifat mereka yang lebih besar dan lembut.
Kucing yang sudah disterilkan atau dikebiri
Kucing yang sudah disterilkan atau dikebiri sering kali mempertahankan perilaku yang lebih kekanak-kanakan, termasuk menguleni.
Namun, jika kucing yang biasanya tidak menguleni tiba-tiba melakukannya lebih sering atau dengan kekuatan yang lebih besar, ini bisa menjadi tanda adanya stres atau kecemasan. Anda sebaiknya memperhatikan apakah ada perilaku aneh lainnya yang muncul.
Jika kucing Anda mulai menguleni, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merespons dengan baik:
Interaksi yang Lembut
Perlakukan kucing dengan lembut, usap kepala dan punggungnya, dan berbicaralah dengan suara yang tenang. Ini akan membuat kucing merasa lebih nyaman dan tidak merasa terancam.
Berikan Bantal yang Lembut
Jika cakar kucing terasa kurang nyaman, Anda bisa meletakkan bantal atau kain lembut di atas pangkuan Anda agar kucing tetap bisa menguleni tanpa melukai Anda.
Hindari Mengganggu Secara Tiba-Tiba
Jangan ganggu kucing saat mereka menguleni, karena hal ini bisa membuat mereka bingung dan merasa terganggu. Biarkan mereka melakukannya sampai mereka selesai.
Pemotongan Kuku Rutin
Pastikan Anda rutin memotong kuku kucing agar tidak terjadi goresan yang tidak disengaja.
Amati Secara Seksama
Jika Anda merasa bahwa perilaku menguleni ini menjadi lebih sering atau lebih kuat, perhatikan tanda-tanda lain seperti perubahan perilaku atau makan yang tidak normal. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter hewan.
Seperti yang diungkapkan oleh ahli perilaku hewan ternama Temple Grandin, "Hewan tidak mengungkapkan perasaan mereka dengan kata-kata seperti manusia, tetapi perilaku mereka adalah kamus emosional terbaik." Saat kucing menguleni Anda, itu adalah cara mereka memberi tahu Anda dengan cara yang paling primitif dan murni bahwa mereka merasa aman dan bahagia bersama Anda.
Jadi, lain kali saat kucing kesayangan Anda mulai "menguleni", tanggapi dengan lembut dan penuh kasih. Sebab, mendapatkan kepercayaan tanpa syarat dari seekor kucing adalah hal yang sangat berharga dan langka!