Hi, Lykkers! Quokka merupakan salah satu satwa paling menggemaskan di dunia yang berasal dari Australia, khususnya banyak ditemukan di Pulau Rottnest dan Bald Island, wilayah Australia Barat.


Hewan ini terkenal karena ekspresinya yang selalu tampak tersenyum sehingga mendapat julukan sebagai "the happiest animal on Earth".


Senyumnya yang manis dan tampilan tubuh mungil membuat quokka menjadi pusat perhatian wisatawan dan pecinta satwa liar dari berbagai negara.


Ciri Fisik dan Karakteristik Quokka


Quokka (Setonix brachyurus) termasuk dalam keluarga marsupial, sama seperti kanguru dan wallaby. Ukurannya relatif kecil, dengan panjang tubuh sekitar 40–54 cm dan berat antara 2,5–5 kg. Ekornya pendek, telinga bulat kecil, serta bulu berwarna cokelat keabu-abuan yang membuat tubuhnya tampak seperti perpaduan antara tikus besar dan mini wallaby.


Ciri paling ikonik dari quokka adalah wajahnya yang terlihat seperti tersenyum. Ekspresi tersebut sebenarnya terbentuk secara alami dari struktur mulut dan pipinya yang melengkung. Kebiasaan berdiri dengan dua kaki belakang juga menambah kesan menggemaskan pada satwa ini.


Quokka dikenal sebagai hewan yang aktif dan ramah. Mereka hidup berkelompok, memiliki sifat sosial tinggi, dan cenderung penasaran terhadap manusia. Hal ini membuat mereka sering mendekat pada wisatawan, terutama di Pulau Rottnest yang menjadi habitat utama sekaligus destinasi wisata.


Habitat dan Pola Hidup


Sebagai satwa nokturnal, quokka lebih aktif pada malam hari untuk mencari makan. Makanan utamanya adalah tumbuhan seperti daun, rumput, dan kulit kayu. Salah satu kemampuan uniknya adalah menyimpan cadangan makanan di dalam tubuh, memungkinkan quokka bertahan hidup pada kondisi kering dan minim sumber air.


Habitat alami quokka berada di area semak belukar dan hutan berdaun lebar yang lembap. Pada masa lalu, satwa ini dapat ditemukan di lebih banyak wilayah daratan Australia. Namun saat ini populasi terbesar justru berada di pulau-pulau kecil yang lebih aman dari gangguan predator dan pembangunan.


Status Konservasi dan Tantangan yang Dihadapi


Status quokka saat ini termasuk Rentan (Vulnerable) menurut berbagai lembaga konservasi satwa. Populasinya terus menurun akibat beberapa faktor, antara lain:


1. Kehilangan habitat karena pembangunan kawasan pemukiman, pertanian, dan kebakaran hutan yang sering terjadi di Australia.


2. Predator invasif seperti rubah dan anjing liar yang menyerang quokka terutama di kawasan daratan.


3. Perubahan iklim yang menyebabkan cuaca semakin panas dan kering sehingga mengurangi ketersediaan makanan.


4. Interaksi manusia yang tidak terkontrol, misalnya memberi makanan sembarangan yang sebenarnya berbahaya bagi sistem pencernaan quokka.


Walaupun sangat ramah, quokka merupakan satwa liar yang dilindungi. Mengganggu atau menyakiti quokka dapat dikenakan denda besar di Australia Barat. Sentuhan langsung juga dilarang demi kesehatan hewan tersebut dan keselamatan pengunjung.


Upaya Konservasi yang Dilakukan


Berbagai program konservasi sedang dijalankan untuk melindungi quokka dan memastikan populasinya tetap stabil. Beberapa upaya tersebut meliputi:


1. Pembatasan akses manusia ke wilayah sensitif tempat quokka berkembang biak.


2. Pengendalian predator seperti rubah dan kucing liar.


3. Program edukasi wisatawan mengenai etika berinteraksi dengan satwa liar.


4. Rehabilitasi habitat serta pemantauan populasi secara berkala.


5. Larangan memberi makan quokka dan aturan jarak aman berinteraksi.


Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif terutama di Pulau Rottnest, yang kini menjadi contoh keberhasilan konservasi satwa endemik Australia.


Daya Tarik Wisata yang Mendunia


Quokka menjadi ikon wisata Australia Barat. Banyak wisatawan datang khusus untuk melihat satwa lucu ini dan mengambil foto bersama mereka. Foto bersama quokka bahkan menjadi tren viral di media sosial, sering disebut sebagai "quokka selfie". Meski demikian, semua aktivitas wisata diatur ketat agar tidak membahayakan kehidupan satwa tersebut.


Quokka bukan hanya hewan lucu dengan wajah selalu tersenyum, tetapi juga bagian penting dari kekayaan biodiversitas Australia. Tantangan konservasi yang dihadapi menjadikan satwa ini simbol penting kesadaran perlindungan hewan liar. Dengan menjaga habitat dan menghormati kehidupan alaminya, generasi mendatang masih dapat menikmati kehadiran quokka di dunia.


Menghargai mereka berarti menjaga keseimbangan ekosistem dan kekayaan alam yang tidak ternilai. Semakin banyak orang mengetahui dan peduli, semakin besar pula peluang quokka untuk terus bertahan.