Roti gulung kayu manis adalah makanan klasik yang biasa dihidangkan saat pesta kopi di negara Swedia.


Kayu manis, dimana memiliki aroma unik yang semerbak dan begitu memikat, itulah mengapa banyak disukai banyak orang.


Saat musim dingin, hal sempurna untuk menikmati roti kayu manis disaat gigitan pertamanya, lembut namun juga kenyal, bermandikan panas matahari pada musim dingin, dengan secangkir kopi yang nikmat.



Mari belajar bagaimana cara membuat roti gulung kayu manis di rumah.


Bahan-bahan :


200 gram tepung tinggi gluten



Bahan tambahan :


20 gram tepung rendah gluten


1 sendok teh ragi


Telur 18 gram


Tepung beras 10 gram



Bumbu :


Garam 4 gram


Susu 120 gram


Gula 23 gram


Mentega 53 gram


Gula merah 120 gram


Kayu manis 11 gram


Coklat bubuk 20 gram


Kelapa 20 gram



Resep kayu manis :


30 gram mentega


120 gram gula merah


11 gram kayu manis


10 gram tepung


20 gram coklat bubuk


20 gram kelapa


Langkah-langkahnya :


1. Letakkan tepung tinggi gluten dan tepung rendah gluten kedalam mangkok roti.


2. Letakkan gula, garam, dan ragi kedalam tempat yang berbeda.


3. Masukkan telur dan susu.


4. Aduk rata menggunakan sumpit.


5. Uleni adonan, proses ini membutuhkan sekitar 20 menit.


6. Setelah selesai menguleni adonan, diamkan atau difermentasikan, proses ini membutuhkan 1 jam 30 menit, masukkan mentega dan potong menjadi potongan kecil.


7. Keluarkan adonan yang sudah didiamkan atau difermentasikan, gulung dan biarkan sekitar 15 menit.


8. Gulung adonan.


9. Campurkan semua bahan ke dalam resep kayu manis dengan baik untuk membuat bubuk gula kayu manis.


10. Oleskan bubuk gula kayu manis pada adonan.


11. Gulung adonan dan cubit bagian yang disambung dengan erat.


12. Potong bagian tengah, tanpa memotong bagian kepalanya.


13. Tempatkan ke dalam cetakan berbentuk bulat dengan ukuran 6 inci untuk difermentasi kedua kalinya.


14. Diamkan sampai adonan membesar dua kali lipat dari sebelumnya.


15. Pilih fungsi dalam memanggang pada mesin roti, atur waktu panggangan sekitar 30 menit, panaskan terlebih dahulu, kemudian tempatkan cetakan ke dalam mesin.


16. Tutup lapisan pada mesin roti.


17. 25 menit kemudian, warna dari permukaan adonan perlahan berubah, jika dirasa sudah matang angkat adonan dari mesin roti, dan diamkan agar dingin.


Tips


1. Panaskan susu menjadi sedikit lebih hangat, jangan terlalu panas.


2. Karena jika suhu air yang digunakan berbeda maka penyerapan pada tepung juga akan berbeda, sangat direkomendasikan untuk tidak memasukkan seluruh air atau susu dalam satu waktu pada saat menguleni adonan, namun biarkan tetap 10 gram atau lebih, dan perhatikan kelembaban adonan kemudian tambahkan sedikit demi sedikit.


3. Untuk fermentasi terakhir, tempatkan roti dalam oven yang sudah dipanaskan 200 derajat F dan tempatkan segelas air mendidih ke dalam oven untuk meningkatkan kelembaban di dalamnya.